Dalam sebuah prolog kotbah jumatan hari ini di Qatar Islamic Center ..dikatakan setiap ada tamu penting kita mempersiapkan diri...jika tamu akan datang ke rumah..kita bersih2 rumah, menata ulang dekorasi, menyingkirkan hal-hal yg tidak menarik pokoknya kita mau yang the best utk menyambut tamu kita itu. Nah..minggu depan kita akan kedatangan tamu yang datangnya setahun sekali dan sangat penting yaitu Bulan Ramadhan....tentu kita harus menyambutnya dengan sambutan terbaik.....kira2 apa ya?
Ya sudah pada kesempatan ini aku mau minta maaf kepada rekan2 semua jika ada salah kata dan tindak tanduk selama ini sengaja maupun tdk sengaja..sebaliknya aku sudah maafkan semua kesalahan kalian (itupun klu ada lho..aku rasa seh ndak ada...hi)
so selamat berpuasa dan apa ya persiapan terbaik utk menyambutnya ?...hmmm
Gajah mati meninggalkan gading..Harimau mati meninggalkan belang..Manusia mati meninggalkan Ilmu dan Amal....Ilmu yang tidak di sampaikan (Tertulis/Lisan)dan diamalkan akan hilang bersama kematian !...Mengamalkan,Menulis, Mengajarkan, Menyampaikan Ilmu yang berguna adalah untuk ke Abadian Hidup yang menembus dimensi Kematian...be Useful for forever live!
Showing posts with label Spiritual. Show all posts
Showing posts with label Spiritual. Show all posts
Friday, September 07, 2007
Wednesday, July 04, 2007
Thursday, February 08, 2007
Hukuman atau Ujian...?!
Banjir...Banjir...Banjir......jakarta...ibukota pertiwi...
satu dekade aku dijakarta yang aku tahu....tidak ada yang berubah tetap saja banjir bahkan makin lama makin parah..karena makin padat penduduknya..bangunannya...makin habis lahan penghijauannya....hmm....aku ndak ingin komentar kenapa banjir sudha banyak pakar yang membahsanya di seminar2, radio2 dan di televisi2....kenyataannya juga tetap saja banjir sedekade yang aku tahu ini...
Ikut prihatin bagi yang kena banjir semoga diberi kesabaran dan jadi titik balik bagi kehidupan kita semua kedepan utk lebih peduli dgn lingkungan dan Alam, yang tidak kena Banjir mari kita syukuri dengan berbagi kasih dan uluran tangan ke yang terkena banjir....
sebagian orang bilang di ceramah2 bahwa ini hukuman Tuhan karena kita byk mengabaikan hukum2 Tuhan....sebagian lagi mengatakan ini semua karena pemimpinnya yang tidak becus dan moral aparatur pemerintah yang rusak....dan masih byk lagi "kambing hitam" yang di jadikan tertuduh. Barangkali ada benarnya tapi biarlah itu Tuhan yang tahu....
Apakah itu ujian atau hukuman bukan lah ditentukan oleh bentuk atau apa penyebabnya , karena "bentuk" bisa berupa bencana tetapi bisa juga kesenangan....yang membedakan hanyalah bagaimana kita merespon dan menjalani nya.....itu menurut aku lho..belum tentu benar juga.
Jadi teman-teman bahwa penderitaan2, kesakitan2, kesedihan2 yang kita alami ini marilah kita jadikan sebagai bagian dari penghapusan-penghapusan dosa kita dengan kesabaran dan "sangka baik" kepada Tuhan, semoga apa yang sedang kita alami menjadi sebuah proses yang benar ....yang barangkali Tuhan ingin menghindarkan kita dari siksa di akhirat dengan "memproses" dosa2 dan kilaf2 kita di dunia ini....amin.
satu dekade aku dijakarta yang aku tahu....tidak ada yang berubah tetap saja banjir bahkan makin lama makin parah..karena makin padat penduduknya..bangunannya...makin habis lahan penghijauannya....hmm....aku ndak ingin komentar kenapa banjir sudha banyak pakar yang membahsanya di seminar2, radio2 dan di televisi2....kenyataannya juga tetap saja banjir sedekade yang aku tahu ini...
Ikut prihatin bagi yang kena banjir semoga diberi kesabaran dan jadi titik balik bagi kehidupan kita semua kedepan utk lebih peduli dgn lingkungan dan Alam, yang tidak kena Banjir mari kita syukuri dengan berbagi kasih dan uluran tangan ke yang terkena banjir....
sebagian orang bilang di ceramah2 bahwa ini hukuman Tuhan karena kita byk mengabaikan hukum2 Tuhan....sebagian lagi mengatakan ini semua karena pemimpinnya yang tidak becus dan moral aparatur pemerintah yang rusak....dan masih byk lagi "kambing hitam" yang di jadikan tertuduh. Barangkali ada benarnya tapi biarlah itu Tuhan yang tahu....
Apakah itu ujian atau hukuman bukan lah ditentukan oleh bentuk atau apa penyebabnya , karena "bentuk" bisa berupa bencana tetapi bisa juga kesenangan....yang membedakan hanyalah bagaimana kita merespon dan menjalani nya.....itu menurut aku lho..belum tentu benar juga.
Jadi teman-teman bahwa penderitaan2, kesakitan2, kesedihan2 yang kita alami ini marilah kita jadikan sebagai bagian dari penghapusan-penghapusan dosa kita dengan kesabaran dan "sangka baik" kepada Tuhan, semoga apa yang sedang kita alami menjadi sebuah proses yang benar ....yang barangkali Tuhan ingin menghindarkan kita dari siksa di akhirat dengan "memproses" dosa2 dan kilaf2 kita di dunia ini....amin.
Labels:
Spiritual
Wednesday, December 20, 2006
Jangan Seperti Aku !!!
Jangan Seperti Aku !!!,Aku ini kalau naik motor tidak ada polisi tidurnya ..suka ngebut, baru kalau ada polisi tidur pelan tapi trus ngebut lagi..jadi begitulah terus menerus..Sampai akhirnya mungkin gara-gara aku, sekarang di setiap jalan yang biasa aku lewatin dipasang polisi tidur yang jaraknya makin rapat saja. Ada yang bentuknya ndak terlalu mengganggu tapi ada juga bentuknya walau kelihatannya kecil tapi cukup membuat tersentak kendaraanku...Sebenarnya dongkol juga capek tiap hari nglewatin banyak polisi tidur itu....kata temen2 dlm obrolan isengnya ...sebenarnya klu yang dibuat itu polwan tidur (istilah utk yg bentuk gundukannya besar dan landai) ..ndak terlalu masalah karena lebih landai..jadi ndak bikin tersentak kendaraan katanya. Tapi gimana ya ?! wong aku merasa masih belum bisa merubah tabiatku...lha kadang2 namanya Nafsu (hasrat, spirit , keinginan dll) suka lupa kalau jalannya lurus2 tanpa halangan, rasanya ingin ngebut berlebihan...jadi mau protes yang bikin polisi tidur juga ndak enak!... wong kelakuan aku di jalanan juga belum berubah...je!?Ya sudah terpaksa diterima saja...

Usut punya usut ternyata semua itu ada hubungannya dengan kelakuanku sama Tuhan, dimana kalau ndak sering diingatkan dengan ujian2 hidup berupa kesulitan2, sakit, kesedihan2, kekawatiran2....dll, suka kebablasan dan lupa diri menjalankan misi hidup yang telah ditetapkan oleh Tuhan dalam awal penciptaan Manusia dan Jin ..yang semata-mata diciptakan untuk beribadah kepada Tuhan. Tiap kali diberi ujian2 diatas...baru rasanya ingin mendekati Tuhan...tapi setelah lancar2 saja.. terus kebablasan...trus lupa lagi....trus di tegur lagi dgn..ujian2 lagi...mendekat lagi...lupa lagi..begitu berulang2....sampai2 sudah bingung dan 'sungkan' kalau mauDo'a sama Tuhan, apalagi yg harus diomongkan...dilaporkan...diminta...kepada Nya?!.... wong kalau sudah minta Ampun...ndak usah nunggu besok...sedetik kemudian sudah ngumpulin dosa lagi....
jadinya ...Malu kalau mau minta Ampun lagi..wong di benak waktu minta Ampun sudah terbayang ntar bikin dosa lagi.....hmmm.!.............rasanya do'a yang tersisa bisa aku minta adalah mohon agar Tuhan tidak bosan menerima dan Tidak marah karena selalu aku tipu dgn tobat & dosa yang berulang-ulang.....
Jadi sahabat2 ku ..aku sengaja sharing keburukanku ini agar..sahabat2ku tidak seperti aku ...yang kalau berkendaraan harus dikasih polisi tidur agar tidak ngebut...yang hidupku ini kalau tidak diberi ujian2 seperti diatas ..jalannya melenceng kemana-mana...tidak karuan. jadi jangan contoh keburukanku ini..dan jangan bosan nasehatilah aku.....jika engkau sahabatku, dan jangan jauhin aku jika aku lagi keluar dari jalur jalanNya....thanks
Monggo buktikan kalau anda sahabatku, nasehati aku dalam komentar....ya! pls ! melas rek..hiks!
Labels:
Spiritual
Monday, November 13, 2006
Jangan biarkan urusan Hutang Piutang menghancurkan Persahabatan !


Judul diatas saya kutip dari ungkapan seorang Syech Sufi yang sekaligus mengingatkan Ungkapan yang sama dari My Lovely Master yang pesannya kurang lebih sama.
"Utang-piutang tanpa bunga yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain sebagai bentuk pertolongan atas kesulitan yang dialami atau sebagai modal usaha. Pinjaman semacam itu digolongkan sebagai “pinjaman yang bermanfaat” dalam Hukum Islam. Allah senang kepada kita bila kita memberikan bantuan untuk menolong orang yang sedang membutuhkan dan oleh sebab itu Dia telah memerintahkan kita dan menjadikan pinjaman itu sebagai jalan untuk mendekatkan diri keHadirat-Nya.
Sebelum seseorang menganggap pinjaman itu sebagai‘pinjaman yang bermanfaat’, jenis pinjaman yang dapat mendekatkan diri kepada Tuhannya. Engkau akan melihat bahwa untuk ini dibutuhkan lebih banyak hal daripada hanya memberi pinjaman tanpa bunga.”“Jika seseorang mendatangimu untuk meminjam sejumlah uang, katakanlah 1000 poundsterling, kalian harus memikirkannya dan berdiskusi dengan dirimu sendiri,katakanlah pada dirimu, ‘Orang itu datang dan ingin meminjam sejumlah uang. Apakah engkau siap untuk memberinya? Juga apakah engkau siap untuk kehilangan uang itu tanpa menyebabkan perubahan dalam hatimu terhadapnya? Apakah engkau siap untuk tetap bersahabat dengannya walaupun karena kasus itu engkau tidak akan mendapatkan uangmu kembali, baik karena dia tidak mampu membayarnya karena keadaan ekonominya atau karena dia tidak mau membayarnya, walaupun dia mampu melakukannya? Bahkan jika dia mempermainkan engkau, akankah engkau tetap menjadi sahabatnya seperti halnya sekarang?”
“Jika engkau secara jujur bisa mengatakan, ‘Ya, dia adalah saudaraku, dan 1000 poundsterling ini tidakakan menjadikan kami saling bermusuhan. Tidak peduli apa pun yang terjadi pada uang itu, perasaankuterhadapnya tidak akan pernah berubah, baikterang-terangan maupun dalam hatiku.’ Kalau demikian,berikanlah pinjaman kepadanya.
Tetapi bila jawabanmu,‘Tidak, jika dia tidak dapat mengembalikan uang itu,A ku akan membawanya ke pengadilan’ atau ‘Bila dia memang tidak dapat mengembalikan uang itu, Aku akan bersabar, tetapi jika dia menipuku, Aku akan mengajukannya ke pengadilan.’ Bila demikian, maka jangan beri dia pinjaman.”
Persahabatan dan persaudaraan lebih berharga daripada dunia dan segala isinya. Kita tidak boleh menghancurkan persahabatan dengan perselisihan karena hal-hal duniawi, itu adalah dosa. Kita harus melihat diri kita dengan sangatcermat, karena ini adalah urusan kubur. Sekarang kalian bersahabat, tetapi bila kalian memberinyapinjaman dan dia tidak membayarmu kembali, kalian bisasaling bermusuhan. Ingatlah, persahabatanmu lebih berharga daripada 1000 poundsterling itu.
Persahabatanmu lebih berharga daripada seluruh kekayaan di dunia ini. Dikembalikan atau tidak,hatimu tidak boleh terguncang, “Tidak masalah apakah dia akan mengembalikan atau tidak, apapun alasannya. Jika dia ingin membodohi aku dan mengambil uangku, itu juga tidak masalah, lagi pula aku memang orang yangbodoh.”Ya, bahkan bila orang itu sudah mencapai tarafkerendahan hati semacam itu, bukan suatu kontradiksijika dia mengaku sebagai orang bodoh; karena siapa pun yang berkata, “Aku tidak bodoh,” suatu saat akan dibodohi oleh seseorang. Kebodohannya akan menjadi kenyataan.
Jadi jangan mengaku bahwa kalian pintar,kuat, atau tak terkalahkan, karena itu akan mengundang penghinaan, dan seseorang akan datang untuk menggosok wajahmu dengan lumpur. Allah tidak pernah suka dengan orang yang berpikir bahwa dia adalah ‘sesuatu’. Setiap hari kita melakukan hal-hal yang bodoh tanpa pernah memperhatikannya. Kalian begitu bodoh, dan jika kalian tidak mengetahuinya, seseorang akan datang untuk menunjukkannya padamu. Itu penting. (dikutip dari mevlanasufi blog )
Persahabatanmu lebih berharga daripada seluruh kekayaan di dunia ini. Dikembalikan atau tidak,hatimu tidak boleh terguncang, “Tidak masalah apakah dia akan mengembalikan atau tidak, apapun alasannya. Jika dia ingin membodohi aku dan mengambil uangku, itu juga tidak masalah, lagi pula aku memang orang yangbodoh.”Ya, bahkan bila orang itu sudah mencapai tarafkerendahan hati semacam itu, bukan suatu kontradiksijika dia mengaku sebagai orang bodoh; karena siapa pun yang berkata, “Aku tidak bodoh,” suatu saat akan dibodohi oleh seseorang. Kebodohannya akan menjadi kenyataan.
Jadi jangan mengaku bahwa kalian pintar,kuat, atau tak terkalahkan, karena itu akan mengundang penghinaan, dan seseorang akan datang untuk menggosok wajahmu dengan lumpur. Allah tidak pernah suka dengan orang yang berpikir bahwa dia adalah ‘sesuatu’. Setiap hari kita melakukan hal-hal yang bodoh tanpa pernah memperhatikannya. Kalian begitu bodoh, dan jika kalian tidak mengetahuinya, seseorang akan datang untuk menunjukkannya padamu. Itu penting. (dikutip dari mevlanasufi blog )
My Lovely Master pernah berpesan untuk tidak saling berbisnis dan hutang-piutang dengan saudara/diantara murid Beliau dan hal diatas lah yang dikawatirkan bisa merusak hubungan karena hampir semua kita belum mampu utk benar2 menjaga Amanah dan menjadi orang yang benar2 tidak terpaut hatinya dgn dunia/harta sehingga siap kehilangan dgn ihklas kapan saja dan apapun caranya.
Ada pernah saya dengar hadist bahwa memberi pinjaman "hutangan" lebih baik daripada sedekah, dan dari keterangan diataslah aku paham kenapa memberi hutang lebih baik? selain karena orang yg terpaksa berhutang itu pastilah sangat membutuhkan dan ada itikad(akad) utk mengembalikan (hutang), juga ternyata syarat bisa memberi "hutangan" itu kitapun harus siap/rela jika harta/uang kita tidak dikembalikan tanpa merubah hati/perasaan kepada yang diberi hutang. Sedangkan sedekah itu dari awal sudah di niatkan utk tdk di minta kembali yang tentu jumlahnya tidak membuat berat bagi kita yang mengeluarkan jadi lebih ringan pahalanya.
Itulah yang disebut Makna tersirat dan tersembunyi yang halus dan tinggi maknanya. Coba jika kita hanya memaknai secara tersurat !! maka kita "just do it" tanpa menelaahnya secara Ketuhanan dan dengan pendekatan Hati.
And to day ! ...I feel like this ! hopely nothing changing at my heart. Amin !!!
How about you !? give me comments
Labels:
Spiritual
Tuesday, October 10, 2006
Rindu Keheningan.....!!!

Sudah menjadi pemandangan yang lazim saat ini...di kereta api express setiap pagi dan sore kalau kita melihat penumpang yang di telinganya tersumbat "ear phone" yang terhubung ke "music/radio player" baik yg di handphone maupun di sebuah player terpisah. Masing-masing sibuk dengan aktifitasnya menikmati "pemutarnya" dengan pandangan menerawang sampai ada yang tertidur-tidur. Entah apa saja yang di dengarkan di telinga itu.. tapi dari temen2 yang aku kenal ada yang...mendengarkan music2 koleksinya...radio...sampai yang bacaan Al'qur'an. masing2 mempunyai alasan sendiri2....ada yg untuk menghilangkan stress, "membunuh" waktu, menambah ilmu dari radionya dll....
Tapi diantara semua itu ada yang "ANEH" ndak lain ndak bukan ya..temen lamaku si Den Bladus itu...suatu saat waktu aku ketemu aku melihatnya menggunakan 'ear phone" juga di telinganya dalam kereta express. Setelah lama tak jumpa lagi .....tentu itu pemandangan yang sangat aneh bagi aku...karena aku mengenal betul siap Den Bladus. Yaitu sahabat yang setahuku...tidak terlalu peduli dan ikut2an dgn budaya "POP" baik model apalagi teknologi..pokoknya...boleh aku bilang..Den Bladus ini...Ndeso..Konservatif...dan Cuek abis.
Karena penasaran dengan perubahan yang "aneh" tentang kebiasaan Den Bladus....suatau saat aku pinjam "ear phone" nya...dengan maksud ingin selidiki sebenarnya apa sih yang sedang didengarkan Den Bladus kok...klu sedang memakainya biasanya dia sampai tertidur dan tenang...sampai2 kita sering dicuekin walau di sebelahnya duduk. " Den ! pinjam dung earphone nya !" pintaku ke Den Bladus. " Nggak usah ! " ketus Den Bladus sungut2. "halah ! bentar saja kenapa sih !'" kataku sambil maksa den Bladus yang menutupi telinganya kuatir aku rebut. " Ojo Cak ! ntar awakmu kecewa ! iki khusus kanggo aku!" bela Den Bladus yang tentu saja malah bikin aku penasaran kenapa Den Bladus jadi pelit gini tidak seperti yang aku kenal sebelum2nya.
lama sekali aku merayu-rayu untuk meminjam sebentar "earphone" Den Bladus untuk memnuhi rasa penasanku akan sahabat lamaku ini akhirnya luluh juga dia bersedia meminjamkan walau sambil sungut2..he he..tapi aku ndak peduli..hi.
Akhirsnya di sodorkannya earphone ke aku dan secepatnya aku pasang di telingaku. Bentuknya yang besar membuat telingaku tertutup rapat sehingga suara2 diluar tidak terdengar. sedetik aku tunggu kok tidak keluar2 suara apa2...aku menoleh ke Den bladus sambil kasih isyarat untuk menyalakan "player" yang "tampak" dikantongi, karena dia cuma memberikan 'earphonenya". Tapi tanpa menoleh Den Bladus tampak bilang " sudah" dari gerak bibir dan isyarat tangannya. dan sekali lagi tetap tidak terdengar apa2 bahkan karena bentuknya yg besar dan memenuhi telinga membuat suara2 kereta dan orang2 yg bercakap-cakap pun hampir tidak terdengar alias sayu-sayu. karena sekian lama ndak ada suara apa2 sampailah di batas kesabaranku dan aku lepas earphone dan kukembalikan ke Den Bladus dengan kesal. "sampeyan iku klu ndak ikhlas mbok ngomong..Den ! ojo terus ngono ...minjemin tapi ndak di nyalain apa2 !" kataku dengan sungut2 kesal karena merasa dikerjain Den Bladus. Apalagi Den Bladus bukannya ikut marah malah senyum-senyum "meledek" seakan-akan bilang "rasain lho !".
"Cak...sabar..cak posoan iki..!" katanya. "sabar apane..lha peno iku poso2 ngerjain wong...opo'o kok gak gelem nyalakno playermu !" balasku ndak mau kalah. " ngene cak !..earphone iku memang gak ono suarane opo-opo " Pembelaan Den Bladus sambil "ngerem2" aku. "lha kok iso !! " timpalku. "Yo memang ngono !" kata Den Bladus nggak mau kalah. " lha terus selama iki awakmu lha po..nganggo earphone iku ?!" kataku penasaran. " Aku iku nganggo earphone iku..cuma kanggo nutup-nutupin kuping....ben sunyi !" penjelasan Den Bladus penuh semangat. "maksudte opo !" potong aku. " Donya saiki iku wis brisik...dan bising...dengan suara2...urusan2...msalah2..lan sak piturute! dadi..aku mroso...kangen (rindu) dengan kesunyian !....karena iku...aku tutupi kupingku nganggo earphone ben rodo ..keren !.....ntar klu pakai kapas dikiro aku wong mati opo wong edan..ngono cak !" kata Den Bladus panjang lebar menjelaskan alasan dia.
Hmm....sekali lagi aku hanya manggut2....sambail merenungkan kata-kata Den Bladus...mengenai kerinduan akan " KESUNYIAN" sampai sebegitunya Den Bladus pakai earphone tanpa suara apa-apa (tutup telinga) waktu di kereta ..dengan alasan sederhana tetapi bermakna tinggi" KERINDUAN akan KESUNYAIAN". Setelah tak pikir-pikir betul juga kata Den Bladus bahwa hidup kita ini penuh dengan "hiruk-pikuk" baik suara2...masalah2...urusan2 dunia...dan segala aceesorisnya....sampai2 kita tidak ada waktu untuk menikmati KESUNYIAN ..bahkan dalam tidur2 kita, karena .."hiruk-pikuk" itu telah merasuk dalam sel-sel darah...syaraf-syaraf...bahkan alam2..rohani dan mimpi2 kita.
Jadi kapan kita akan ...ada waktu berbicara dan "curhat" kepada Tuhan, jika kita tidak punya waktu dalam "KESUNYIAN !" ......hmmm....
Labels:
Spiritual
Ramadhan ! Kenapa menjadi hilangnya keheningan malam !

Hmm......waktu kecil dulu setiap datang bulan puasa...rasnya senang sekali karena pasti byk makanan enak saat berbuka.....tidur di surau (langgar) ikut menikmati ta'jil orang tadarusan...byk pengajian disana-sini...yg tentu saja byk makanan yg disediakan he he....pokoknya kita ikut senang karena byk makanan dan bisa main2 petasan dari 'karbit" disiang hari. Yang tergambar dibenak kita bulan puasa adalah pesta makanan dan hiruk pikuk main2 dan suara "speaker" menggema dimana-mana.
sekian puluh tahun berlalu dari masa itu...sampai saat ini ternyata suasana itu tetap sama....evoria orang menyiapkan menu buka puasa..."hiruk-pikuk" suara speaker di masjid2....walaupun skrang sudha tinggal di kota besar sekalipun...hmm.
Tapi rasanya ...sekarang ini suasana itu jadi aneh dan beda karena ...perasaan ndak begitu tertarik lagi dgn evoria makanan buka puasa yg harus ini..itu...apalagi hiruk pikuk ...di masjid2 yang berlomba2 memperkeras..'speaker'nya ketika tadarus...sholat ..orang membangunkan waktu sahur dan acara2 pengajian lainnya. Kata nya sebagai sarana dakwah dan maramaikan suasan Ramadhan....hmmm. Apa betul ?!
Betul mungkin tujuannya....tapi apakah "maramaikan/mengisi" bulan ramadhan itu harus selalu dgn "hiruk pikuk" seperti itu...?? rasa-rasnya kok sudah terlalu "diluar porsi" hingga masuk dalam level....mengganggu...bahkan merusak...indahnya suasana keheningan malam di bulan ramadhan untuk berpuasa...!
Tapi itu cuma 'uneg2' aku...barangkali....aku yang salah!.... kenapa aku berubah persepsinya...tidak tetap seperti aku waktu kecil ! iya..kali ya !hmm......giman dgn anda.?
Yang merindukan keheningan malam di bulan ramadhan,
Cak Joyo
Labels:
Spiritual
Thursday, May 18, 2006
Sesuatu ADA ketika sudah TIADA ?!

Halo rek yo opo kabare ? sorry baru nongol lagi....
Lama sekali aku biarkan Blog aku dengan foto anakku tercinta...selain karena masih sedih atas berpulangnya bapak juga sibuk di warung dan di padepokan ngelmu...Alhamdulillah sudah selesai. Kata Den Bladus...gelarku saiki nambah..jadi MM (Mpu Mesam-mesem....hi).
Ada fenomena...dimana ketika sesuatu itu TIADA dari kita, maka baru lah kita merasa bahwa ternyata sesuatu itu ADA selama ini tetapi kita tidak memperhatikan atau merasakannya.
Buktine Opo Cak ?
waktu bapakku berpulang...justru skrang aku merasakan bahwa..ada perasaan yang hilang yang selama ini ADA tetapi aku tidak merasakannya, walaupun sblumnya juga jarang ketemu...dari jaman sekolah karena tinggal di beda kota.
Waktu..Den Bladus kehilangan..Cincin Akik nya ternyata dia baru merasa kalau ...Cincin AKIK itu ADA selama ini, karena sudah menempel lama jadi sudah tidak dirasakannya keberadaannya tapi waktu hilang...sedih juga dan inget2 terus..history cincinnya itu.
Waktu temen aku di mutasi ke luar kota...dia baru sadar bahwa selama ini dia ADA memiliki sesuatu kenikmatan yaitu kumpul keluarga yang terpaksa ditinggalkannya dengan tugas barunya itu.
Ketika aku jatuh sakit...aku baru sadar bahwa selama ini ADA nikmat sehat yang tidak aku rasakan (syukuri dan jaga)....hmmm
Begitu pula..ketiga dalam hidupku harus kehilangan..orang yang sangat2 aku Cintai lahir Bathin (Ayahandaguru dan Abangda2 tercinta)...walau awalnya membuat guncang jiwa dengan kehilangan sesuatu...tetapi ternyata ..keberadaannya makin hidup di hati dan jiwa seiring berjalan waktu...dengan ketiadaannya dari mata kita...
Jadi kata orang yang bijak...aku harus belajar terus menerus untuk mensyukuri nikmat yang tiada tara didepan kita selama ini dengan merasakannya, berpikir positif (kta..kyai..prasangka baik) dan menjaganya...semoga!.Amin. Hidup dengan Syukur....!hmm sulitnya rek!
Labels:
Spiritual
Wednesday, January 11, 2006
Inilah...Kisah Cinta Sejati yang Sebenarnya !!!

Selamat Hari Raya..Idul Adha atau Lebaran Haji...buat rekan2 semua !! Kemarin kita baru saja merayakan Lebaran Haji dengan sholad Id dan diteruskan dengan memotong sapi/kambing kurban dan membagi-bagikannya kepada orang-orang yang ber hak menerimanya. Acara / kegiaatan seperti ini setiap tahun kita lakukan....terpikir olehku Kenapa Ya ? apa sebenarnya yang diiinginkan oleh Tuhan terhadap hambanya ini untuk selalu melakukan Ritual ibadah ini...kalau hanya untuk ingat kisah Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s putranya..tentu kita semua sudah hafal dan paham..bahkan anak-anak sekolahpun sudah tahu mengenai kisah itu.
Kalau untuk memahami pelajaran dibalik peristiwa Kurban itu...kira-kira pelajaran apa yang diinginkan ...sehingga kita perlu selalu diingatkan terus setiap tahunnya...? tetapi mana mungkin aku tahu ..semua rahasia dibalik itu semua...! untuk itu aku coba menggali-gali sendiri sejauh pemahamanku..sedikit pelajaran apa yang bisa aku petik dan teladani..untuk kebaikanku sendiri dan agar semua ini tidak hanya menjadi ritual fisik saja setiap tahunnya.
Setelah kurendra-rendra, ku rajut-rajut....ketemulah aku terdapat suatu pemahaman bahwa semua ini tentang cinta antar Kekasih...Cinta Sejati yang terbalaskan...yang banyak di cari oleh semua orang tetapi hanya segelintir manussia yang mendapatkannya...hmm...Begitu hebatnya Kisah Cinta sejati ini sampai diabadikan dalam sebuah Kitab Suci dan di peringati setiap tahun...sebagai Idul Adha/Qurban....timbul pertanyaan... Apa hubungannya Cinta Sejati dengan Qurban/Pengurbanan ?...Bahwa Atas Cinta Sejati lah seseorang rela berkorban..atau sebaliknya ...rela ber-qurban untuk mendapatkan Cinta Sejati...Setelah aku ukur-ukur kadar cintaku ini..ternyata masih sangat jauuuuuuhh sekali untuk mendapatkan balasan Cinta dari Sang Kekasih...belum banyak waktu, materi, tenaga dan upayaku ...yang rela aku kurbanku..untuk mendapatkan perhatian/menyenangkan....membanggakan ..Sang Kekasih !? Ehmm...tapi aku tidak putus asa...aku akan terus ..berusaha agar benih2 cinta yang sudah ditanam..Sang Kekasih dalam lubuk hatiku ini...tetap subur..dan terus tumbuh...menjadi bunga-bunga cinta yang mekar dan indah...!
Wahai sang Kekasih..janganlah pernah Engkau...hentikan pancaran Kasihmu itu kepadaku..walaupun aku tidak sesuai harapan-Mu...karena aku tidak akan mampu berpijak..diatas tubuhku...jika kau kurangi atau hentikan kasih-Mu padaku..karena aku ..hanyalah....hamba yang hina dina...yang tidak tahu...bagaimana cara mendapatkan Cinta...!!! Ajari aku..Bimbing Aku..dan Jagalah..aku....!!
Posted by Picasa
Labels:
Spiritual
Wednesday, December 28, 2005
Menyiapkan rumah masa depan !

Menyiapkan rumah masa depan !
sudah siapkan kita jika sewaktu-waktu di gusur paksa oleh yang Maha Kuasa untuk pindah ke rumah masa depan ini ?! kenapa kita selalu lupa apapun yang kita raih (jabatan, materi dll) di dunia ini...tetap saja kita nanti menempati kapling 1x2 meter ditanam ditanah..."Duh Gusti.!! kulo niki tansyah lali...kalau bakal mati " tapi kulo nggih takut kalau di ingetin...nganggo cobaan-cobaan. Kulo nyuwun kasih-Nya agar ingat tanpa harus di sentil pakai ujian-ujian dan cobaan. Kalaupun di uji...berilah kekuatan untuk menjalaninya dengan Ridho-Mu.
Ini foto waktu aku ikut menggali kubur buat saudaraku yang meninggal dunia-lokasi sawangan.Entah kenapa...aku dapat tanggung jawab mengurusi urusan-urusan terkait buat orang yang meninggal ?! 2 bulan ini sudah 2 kali ikut menggali kubur buat....saudara2ku. hmmm...!??
Labels:
Spiritual
Subscribe to:
Posts (Atom)
